Indonesia Menyala

“Komunitas Berbasis Pengajar Sukarelawan dengan mimpi yang baru”

penyala

Menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan.

 

Perlu kemauan yang tinggi dari banyak pihak serta didukung oleh jaringan yang kuat untuk mencapai tujuan tersebut. Sulitnya akses untuk mendapatkan buku juga menjadi salah satu rendahnya tingkat minat baca di Indonesia. Sementara itu, perpustakaan yang seharusnya dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat untuk mengakses buku, jumlahnya sangat sedikit. Menurut indeks pembangunan pendidikan UNESCO saat ini Indonesia berada di posisi 69 dari 127 negara.

Indonesia Menyala merupakan suatu program perpustakaan dari Indonesia Mengajar (akun twitter: @pengajarmuda). Program ini berawal dari pengalaman para pengajar muda di komunitas Indonesia Mengajar yang melihat bahwa ternyata anak-anak yang menjadi peserta didik mereka kekurangan bahan bacaan yang bermutu. Melalui gerakan ini mereka mencoba menjadi fasilitator bagi anak-anak di berbagai daerah Indonesia untuk menyediakan bahan bacaan bermutu. Selain berkampanye melalui media sosial, salah satu cara yang dilakukan oleh komunitas ini adalah dengan bekerjasama dengan musisi dalam menjaring buku-buku yang nantinya akan mereka masukan dalam perpustakaan mereka.

Salah satunya adalah saat acara konser Daur Baur – Pandai Besi yang diadakan di Goethe-Institut pada bulan 2 Agustus lalu. Saat itu untuk dapat menonton konser tersebut penonton hanya diminta untuk membawa dua buah buku anak-anak sebagai tiket masuk. Tentu ini menjadi salah satu cara unik dalam mengumpulkan buku-bukuyang nantinya akan digunakan sebagai koleksi perpustakaan mereka.