Selamat Senin!

30 September 2013. 

Good morning, Monday!

Good Monday, morning!

Satu hari yang paling banyak punya haterz kayak @AgnezMo ya Senin ini. Kebayang kalo Senin punya akun twitter, ada berapa banyak bully-an untuknya di setiap pagi seperti ini? Coba kita bayangin, kita pasti akan nemu tweet di timeline kita seperti ini:

Duuuuh @Senin, kenape sih lo dateng muluk? Males deh liatnya!

atau…

Kenapa sih kalo ngeliat @Senin, pasti mata berasanya berat banget. 

*lah? Makanya harus diet tuh kelopak mata biar kurusan. 

atau yang lebih parah….

Pasti deh kalo @Senin pagi, gw terlambat!!!

*bangun pagian makanya neng… 

 

Tapi… Apapun, Senin tetap datang, kita tetap harus ke kantor (bagi yang punya kerjaan), dan jalanan kembali padat (padahal sih Sabtu dan Minggu juga tetep padet ya).

Nah, sebelum kita mulai Senin ini dengan SEMANGAT (harapannya ya), kita pengen cerita nih ada apa di seminggu yang lalu di kantor Aksaramaya:

Kantor kita yang ada di Wisma Iskandarsyah menjadi ramai kedatangan 3 orang programmer dari kota Gudeg (walaupun mereka gak bawa gudeg pas dateng sih), Jogjakarta!

Yang pertama dan yang sering datang paling pagi ke kantor adalah… Ibnu!

Image

Ibnu ini selalu pake celana pendek ke kantor dan punya e-mail anak10tahun@g****.com (kena sindrom peterpan kayaknya, Gak tau sindrom peterpan? Ituloh anak kecil yang gak mau dewasa) ini ternyata punya penampilan yang menipu. Keliatannya sih masih muda dan lugu, tapi punya banyak tambatan hati di Jakarta. Walau udah disiapin penginapan bareng sama temen-temen lainnya, dia memilih tinggal bersama temannya yang misterius karena gak pernah keliatan penampakannya. (Rumor beredar: Ibnu punya seorang wanita dewasa (baca:tante-tante) yang selalu siap menampungnya di Jakarta. Tentu ini hanya rumor karena ternyata teman menginapnya adalah seorang laki-laki. Rumor baru: Apakah berarti Ibnu seorang *** ?? Masih misterius.)

 

Yang kedua, Aji!

Image

Seharusnya Aji menginap bersama Ibnu di satu kamar di hotel P******a, tapi ternyata Aji ditinggal sendiri karena Ibnu memilih menginap bersama teman misteriusnya (baca paragraf diatas). Nah, ketika ditinggal sendiri inilah Aji menemukan keganjilan-keganjilan dalam kamar hotelnya. Keanehan ini mencapai puncaknya ketika Aji menemukan sehelai rambut panjang di kamar, padahal tak ada orang lain yang pernah masuk kamar. JRENG! Disinilah misteri ini terungkap…

Ibnu (yang ternyata punya sensitivitas (sungguh ini kata baku, bukan  vickynisasi) akan dunia gaib yang cukup tinggi) bercerita… tentang seorang perempuan yang dilihatnya di balik jendela ketika pertama kali masuk ke dalam kamar yang tentunya berwujud… gaib! Drama berbumbu horor ini berakhir dengan pindahnya kamar mereka. Fiuh. 

 

Dan yang terakhir… Pambudi! (atau biasa dipanggil Budi). 

Image

Karena datang belakangan dan tidak bersamaan dengan kedua temannya, Ibnu dan Aji, maka Pambudi terpaksa harus menembus jalanan Jakarta sendirian setelah turun dari pesawat. Akibatnya, nyasar!

Instruksi untuk menaiki Damri menuju Blok M tidak dipatuhinya dengan menaiki Damri menuju… Gambir. Ya wes, nyasar blas. 

Tapi sebenernya ada hikmahnya juga sih, Budi bisa langsung liat Monas!

Begitulah cerita kantor Aksaramaya seminggu kemarin. Ada cerita apa minggu? We’ll see!

In the mean time,

Imagemona