RaBuku – Rekomendasi Buku: Jacatra Secret

Image

Tau gak sih kalo gedung Bappenas dahulu bernama ADHUCSTAT yang dalam Bahasa Belanda berarti ‘Kami masih berdiri sendiri’. JRENG! Siapakah “kami” yang dimaksud?? Ini hanyalah sebagian kecil dari misteri yang diungkap di buku Rizki Ridyasmara berjudul Jacatra Secret. 

Image

Bermula dari pembunuhan tak lazim seorang profesor yang mempunyai peran penting di Indonesia. Mengapa tak lazim? Lokasi pembunuhan yang berada di depan gedung Museum Sejarah Jakarta dengan posisi mayat yang aneh ketika ditemukan, juga pesan yang tertulis di tembok Museum membawa kita pada petualangan pemecahan simbol-simbol lainnya di kota Jakarta. Simbol-simbol yang mewakili satu perkumpulan terlarang di Indonesia. 

Doktor John Grant, pakar bahasa simbol dari universitas George Washington yang sedang memberikan seminar pada pertemuan Conspiratus Society di Jakarta ketika pembunuhan terjadi, dipanggil oleh kepolisian untuk membantu memecahkan misteri kematian sang profesor. 

Angelina Dimitreia, seorang gadis berdarah Perancis-Indonesia yang sedang magang di Mabes Polri dan juga anggota Conspriratus Society bahu membahu bersama Doktor Grant memecahkan setiap simbol ketika korban-korban mulai berjatuhan lagi. Mampukah mereka menyelesaikan setiap teka-teki sebelum terlambat? Benarkah perkumpulan Freemasonry berada di balik peristiwa pembunuhan? Dan benarkah kota Jakarta dibangun menurut cetak biru Freemasonry Hindia Belanda? Baca dan temukan jawabannya di Jacatra Secret. 

Cerita Jacatra Secret mengingatkan kita akan salah satu novel paling laris karya Dan Brown yang rilis di tahun 2003 dan juga memunculkan kontroversi, The Da Vinci Code. Kesamaan karakter, proses pemecahan teka-teki dan cerita menjadi sedikit dari kemiripan tersebut. Bagaimanapun, Jacatra Secret tetap seru untuk diikuti karena pembaca seakan diajak berkeliling Jakarta dan mengamati simbol-simbol kecil yang kadang terlewati tapi memiliki makna atau arti. 

Novel ini juga dilengkapi gambar-gambar yang membantu pembaca untuk mengimajinasikan tempat dalam novel ini. 

 

Image

Jakarta will never be the same after you finish this book!