Selamat untuk Pulang!

Image

Rasa penasaran akan karya prosa terbaik tahun ini yang sudah dipupuk sejak awal bulan November ini akhirnya terjawab di malam penganugerahan Khatulistiwa Literary Awards 2013 yang digelar di Plaza Senayan malam tadi, Selasa, 26 November 2013. 

Pemenangnya, novel karya Leila S. Chudori yang berjudul Pulang. Novel yang berhasil membuat saya gak berhenti membacanya selama 3 malam berturut-turut dan mengganggu jam tidur. Tapi… rela.

Untuk sedikit cerita tentang novel ini silahkan ke https://readingsocially.com/2013/10/30/rabuku-rekomendasi-buku-pulang/

Malam itu, Joko Anwar membuka acara. Ya, Joko Anwar yang biasanya berada di belakang layar dan membidik kamera mengambil gambar aktor-aktor yang beradu peran, kali ini berada di atas panggung menyapa langsung semua tamu undangan di atrium mal Plaza Senayan. 

Image“Sejujurnya, ini pertama kali saya menjadi host. Semoga bisa dapet tawaran job banyak”, canda Joko mencairkan suasana. 

Setelah Joko membuka acara, Richard Oh selaku founder dari Khatulistiwa Literary Awards memberikan sambutannya diikuti oleh koordinator tim juri, Damhuri Muhammad yang menceritakan tentang keprihatinannya atas tidak diterimanya lagi buku karya puisi di toko buku – toko buku di Indonesia dengan alasan tidak laku. 

Image“Puisi tidak seharusnya ditakar dengan laku atau tidak laku”, menurutnya. 

Dilanjutkan dengan pembacaan nominasi dan pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa kategori Puisi:

Image

ImageMuseum Penghancur Dokumen karya Afrizal Malna.

Acara berlanjut dengan pembacaan nominasi dan pengumuman pemenang Anugerah Sasta Khatulistiwa kategori Prosa:

ImagePulang, sebuah novel karya Leila S. Chudori. 

Acara yang dihadiri oleh beberapa penulis juga penerbit serta komunitas sastra ini berlangsung dengan sederhana dan dilanjutkan dengan ramah-tamah yang hangat. 

Semoga Anugerah Sastra Khatulistiwa atau Khatulistiwa Literary Awards bisa terus berlanjut secara konsisten untuk kemajuan dunia sastra Indonesia. 

[FrD]