Panca Saka Negara

Panca Saka Negara

Sinopsis

Iring-iringan tank dan panser impor menderu kencang; menarik perhatian orang-orang di pasar dan di jalanan. Tank-tank dan panser buatan negara setan itu berpacu menuju alun-alun kota.Tak masuk akal memang, tetapi ada satu keanehan yang tak bisa membuatku berhenti menggeleng-gelengkan kepala. Bisa-bisanya masyarakat kita ini masih saja sudi datang untuk menyaksikan. Kebo-kebo itu begitu antusias datang ke alun-alun. Walaupun sebenarnya aku tahu mereka datang bukan karena ingin menyaksikan seberapa panjang bandul selangkangan Prabu Suboyo setiap menggunakan pusaka barunya, melainkan karena ingin beberapa kepeng bantuan langsung tunai dan sembako yang telah disiapkan oleh pihak keraton.

Panca Saka Negara menjadi kisah bernuansa Jawa yang sangat kental dari Adiwena Zabda. Latar belakangnya sebagai mahasiswa program Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya UGM agaknya membuatnya kaya dengan lekuk-lekuk kisah-kisah pewayangan berpadu dengan latar yang kuat. Nilai lokal dari cerita ini tak akan terpisahkan dari dialog yang menyelipkan dialek bahasa Jawa. Ada apa di Panca Saka Negara? Tiga cerita memberikan kisah fabel yang tersamarkan lewat kelincahan tokoh-tokohnya. Sangat ringan, penuh sindiran, dan banyak sela tawa komedi yang membuat cerita ini ‘berisi’.

Baca cerita lengkap Panca Saka Negara hanya di MOCO

Tentang Penulis

adiwena

Adiwena Zabda, lahir di Surakarta, 27 Juli 1990. Dia adalah alumnus Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitras Sebelas Maret Surakarta 2008-2013. Kegiatannya sekarang selain menulis, ia juga menjalani program Master di Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Untuk berinteraksi dengannya, silakan layangkan surel ke dreams_gainer@yahoo.co.id.