Perpustakaan Nasional Perkenalkan iPusnas Dalam Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia 9

cwuvtdzusaa4vbz

Pada tanggal 8-9 November 2016. bertempat di Hotel Singgasana, Makassar, telah berlangsung Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia 9 yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Konferensi ini mengusung tema Transfirmasi Perpustakaan Digital di Era Digital Native. Acara ini dibuka oleh Asisten 4 Gubernur Sulawesi Selatan yang ditandai dengan pemukulan gendang Pakanjara.

14925631_1718902545103953_6638459830739823432_n

Seperti yang telah diketahui bersama dari berbagai sumber, minat baca masyarakat Indonesia tebilang sangat rendah meskipun dibandingkan dengan negara-negara tetangga sekalipun. Rendahnya minat baca ini tentunya menjadi keprihatinan kita bersama. Hal ini dikatakan Kepala Perpustakaan Nasional, Bapak Syarief Bando dalam kata sambutannya dihadapan peserta yang terdiri dari pengelola perpustakaan, arsip, pusat dokumentasi, akademisi, hingga penerbit. Perpustakaan Nasional sendiri menampung banyak keinginan masyarakat untuk dapat membuka akses membaca buku. Salah satunya dengan menggandeng pihak Aksaramaya meluncurkan aplikasi perpustakaan digital yang bisa diakses dari smartphone dan PC. Menurut Sulasmo Sudharno selaku CEO Aksaramaya, dari 132 juta pengguna internet di Indonesia, sebagian besar mengakses Facebook dan online shop. Karena itulah Aksaramaya berpikir untuk menarik para pengguna internet yang berjumlah besar tersebut untuk membaca buku digital meskipun mungkin mereka bukan pembaca buku. Melalui kerjasama dengan Perpustakaan Nasional, kemudian dilucurkanlah aplikasi iPusnas dengan slogan Perpustakaan Digital Nasional yang menghadirkan berbagai fitur seperti koleksi yang merupakan roh dari aplikasi ini karena kita bisa melihat berbagai judul dan genre buku di dalamnya.

ctzhde_vmaaw3ns

Aplikasi iPusnas terus mengalami pertumbuhan member yang signifikan, dimana iPusnas saat ini memiliki 9000 member dan memiliki lebih dari 17.000 koleksi ebook di dalamnya. Tidak hanya berpuas diri sampai di sini, iPusnas akan terus menambah jumlah koleksi ebook yang mereka miliki ke depannya. iPusnas juga mendukung gerakan literasi, dimana literasi sendiri adalah perpaduan aktivitas membaca dan menulis. Kedepannya, para member yang mempunyai minat menulis juga bisa mempublikasikan karya tulis mereka untuk dibaca melalui aplikasi iPusnas. Dengan konsep ini, sangat memungkinkan bagi para guru untuk membuat buku sendiri untuk bahan ajar bagi para peserta didiknya. iPusnas sendiri saat ini sudah bisa di download melalui Google Playstore, Apple Store dan via website untuk pengguna PC dan laptop melalui website iPusnas.id .

cwz3uzsusaadsxn

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia 9 yang berlangsung di Makassar juga menghadirkan banyak narasumber dengan berbagai topik yang menarik seperti Budaya Literasi dan Literasi Budaya Masyarakat Digital yang disampaikan oleh Dr.Mohd. Sabri A.R., M.Ag. Lalu ada materi Sinergitas Pustakawan dan Pemustaka Dalam Transformasi Layanan Digital yang disampaikan oleh Dr. Mohd. Nadjib, M.Lib, dan berbagai materi lainnya. Selain itu ada pula pembahasan topik yang dibagi dalam beberapa ruangan dengan membahas tema seperti : Perubahan Paradigma Pemanfaatan Perpustakaan, Perubahan Orientasi Perpustakaan : Go Mobile, Go Social dan Individual Focus, Ekstensifikasi Layanan Perpustakaan Digital dan sebagainya.