#KamusiJak The Book Club : Kisah Lima Wanita

img-20161206-wa0000

Minggu ini #KamusiJak akan mengulas buku The Book Club : Kisah Lima Wanita karya Marry Alice Monroe yang akan mengundang kalian untuk bertemu dengan lima karakter yang luar biasa selagi dia menjelajahi kekuatan persahabatan dalam kelembutan, kejujuran, dan pengertian. Dari luar, kelompok itu hanyalah sebuah klub membaca biasa. Tapi bagi lima orang wanita, klub itu adalah sesuatu yang jauh lebih bermakna.

Adalah Eve Porter, yang segala keamanan hidupnya terenggut karena sang suami meninggal. Klub ini adalah sebuah tempat perlindungan baginya.  Bagi Annie Blake, seorang pengacara hebat yang berniat memiliki keluarga meski sudah terlambat, klub itu adalah sebuah kesempatan untuk menurunkan pertahanan dirinya. Bagi Doris Bridges, klub itu adalah pendukungnya saat dia mengakui bahwa pernikahannya sekarat karena pengkhianatan sang suami. Bagi Gabriella Rivera, klub ini memberinya suasana kekerabatan. Dan bagi Midge Kirsch, seorang seniman yang selalu menjalani hidup melawan arus, klub ini bagai surga yang menerimanya.

Dan apa kata member iJakarta yang sudah membaca buku Kisah Lima Wanita ini secara utuh ?

M Nurhadi Perdana :  Kidah 5 orang perempuan yang disuguhkan oleh Ms Monroe dalam novel ini memberikan sebuah pengertian bahwa menjadi perenpuan adalah menjadi dirinya sendiri. Ketika perempuan sudah memposisikan dirinya sebagai objek, baik dalam lingkungan sosial, keluarga, maupun terhadap tubuhnya sendiri, maka dia akan terjebak pada konsep dan rutinitas keperempuanan, menjadi bulan-bulanan patriakat yang menjeratnya erat bagai jaring laba-laba. Sebuah novel feminis yang sangat manis dalam pandangan saya. Selain layak untuk dibaca oleh perempuan, saya sangat merekomendasikan para lelaki untuyk mendalaminya.

TJLugina : Dari buku ini saya mengetahui arti persahabatan wanita dewasa, dimana solidaritas itu tidak selalu matang pada masa remaja saja, tetapi di usia yang mapanpun, persahabatan selalu terus hidup. Novel yang sangat inspiratif.

Clubbing finger : Bagus. Untuk membvawa pembaca seolah berhadapan langsung dengan 5 tokoh utama di dalamnya. Sangat mengena di hati. Dan seolah jadi sangat mungkin dijumpai dalam realita hidup. Bahwa setiap rumah tangga memiliki suka duka dan butuh perjuangan untuk tetap tegak berdiri.

Embunm Pagi : Kisah tentang persahabatan 5 wanita dewasa dengan kepribadian & latar belakang berbeda-beda yang menempuh kehidupan pribadi dan suka duka persahabatan. Melewati konflik demi konflik namun semangat persahabatan yang digambarkan sangat indah karena mereka benar-benar hadir untuk satu sama lain.

Bagaimana ? Tertarik untuk membaca novel The Book Club : Kisah Lima Wanita setelah membaca ulasan dari para member iJakarta ? Langsung saja yuk buka aplikasi iJakarta kamu, search judul novelnya, lalu pinjam bukunya. Dan siapkan waktu kamu untuk masuk dalam persahabatan 5 wanita dewasa yang luar biasa.