#JakarteKite Kerak Telor

kerakk

Siapa yang suka makan kerak telor ?  Kuliner berbahan dasar beras ketan dan telur ini memang nikmat disantap dalam berbagai suasana. Kerak Telor merupakan salah satu jenis camilan yang menjadi ikon kuliner Betawi dan kerap dihidangkan di berbagai acara seperti upacara adat Betawi, festival kebudayaan ataupun event yang lainnya. Kerak telor tergolong jenis makanan ringan dan keberadaanya hampir tak pernah absent pada event akbar  setara PRJ atau Pekan Raya Jakarta yang selalu diselenggarakan pemerintah DKI tiap tahun. Selain camilan ini ditemukan di berbagai event akbar, Kerak Telor terkadang dijajakan pula secara berkelililing di beberapa tempat tertentu di Jakarta. Di Setu Babakan yang berada di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan yang kini menjadi  cagar budaya Betawi, jenis makanan ini juga kerap dijajakan oleh beberapa penduduk yang menempati wilayah ini.

Menyangkut Aroma dan rasa  dari Kerak Telor tentu camilan ini sangat berbeda dari makanan lainnya karena memiliki  kekhasan tersendiri. Rasa yang gurih, lezat dengan aroma yang kuat pasti akan menggugah selera siapapun untuk menyicipi nikamatnya camilan ini. Telor bebek bercampur beras ketan yang sudah dibumbui disangrai langsung di wajan kecil di atas tungku api yang panas. Setelah setengah matang, kerak telor dibalik, tunggu sebentar dan siap disantap.

  • Bahan untuk Membuat Kerak Telor :

Beras ketan putih yang sudah direndam.

Cabe merah.

Kencur 1 jari dan jahe 1 iris.

Garam secukupnya.

Merica bubuk 1 sendok makan.

½ kelapa tua parut.

Telur ayam atau telur bebek.

Ebi ¼ kg.

Bawang merah goreng secukupnya.

  • Cara Membuat Kerok Telor :

Beras ketan ditiriskan. Cabe merah, kencur, jahe, garam dan merica dihaluskan. Setelah halus, bumbu tersebut ditumis dengan minyak goreng. Tambahkan kelapa parut dan diaduk hingga mengering. Olesi wajan dengan minyak. Kemudian masukkan satu bagian beras ke wajan dan ratakan. Wajan ditutup dan beras dimasak hingga matang. Kocok telur lantas tuangkan bersama dengan kelapa berbumbu ebi dan bawang goreng lalu ratakan. Wajan ditutup lalu masak hingga matang.

 
Referensi:

  1. Jump up Kuliner Khas Betawi, Sylviana Murni, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Juni 2012
  2. Jump up http://inijakarta.com/pojok-jakarta/kerak-telor-primadona-kuliner-betawi/
  3. Jump up Ensiklopedi Jakarta Culture & Heritage, Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta, 2005